Panduan Lengkap Menuju Trekking Annapurna Base Camp

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

KPNKMN

Ketika sedang tidak berpergian, adalah seorang pengkode. Menyukai membaca, terutama literatur tertentu. Menyukai mendengar musik genre tertentu. Menyukai menonton film genre tertentu. Seorang pemalas dalam menulis dan mengambil foto. Berpergian ketika ingin, namun sangat menikmati. Sedang dan terus mencari jawaban atas pertanyaan abadi perihal formula keseimbangan antara bekerja dan berpergian.

You may also like...

43 Responses

  1. Manru' says:

    Benar-benar panduan lengkap… Sangat bermanfaat Mas

  2. Manru' says:

    Mas, kira2 klo brgkt awal November ketemu salju gk yah?

    • KPNKMN says:

      Hi Manru,
      Jawaban singkatnya : saya pede sudah ada salju.
      Jawaban panjangnya :
      Kalau di gunungnya (Annapurna South, Annapurna One, Machapuchare) selalu ada salju. Kalau di treknya, tergantung cuaca, namun November sudah masuk musim dingin (winter) jadi kemungkinan untuk menemukan salju di sepanjang trek adalah tinggi. Kalau saya punya kesempatan ke sana lagi dengan tujuan untuk menikmati salju yang lebih banyak, niscaya kami akan pergi bulan November.
      Selamat menyusun itinerary ya 🙂

  3. Dendis says:

    Keren, lengkap banget hehe..
    Bang itu maksudnya ninggal barang di hotel pokhara gimana ya? Emang disediain loker buat penitipan barang, atau gimana?

    • KPNKMN says:

      Kagak bang, tinggal bilang aje : “Mpok, aye nitip barang ye bentaran, aye mau naek gunung nih, hehe…”
      Becanda bang :p

      Jadi di hotel tempat kita nginep itu suasananya mirip kayak di basecamp kalau di gunung Indonesia, yang punya suami istri setengah baya, jadi boleh nitip barang kalo mau naik. Barangnya aja dimasukin ke kamar anaknya (ada baiknya dimasukkan ke satu tas atau kantong plastik untuk menghindari barang tercecer).
      Tapi gak tau juga kalau di hotel yang agak mewahan ya, coba kontek dulu aja sebelum booking biar pasti.

  4. Nunik agustin says:

    Terima kasih
    Sangat membantu

  5. Bokekpacker says:

    masbro mau nanya donk, kalo di penginapan/tea house ada lockernya ga ya?karena kita kan pasti bawa barang mahal (kamera atau bahkan laptop) dan duit juga. Faktor keamanannya gimana ya disana?

    • KPNKMN says:

      Hi bokek,
      Ini maksudnya tea house sepanjang trek ya? Tidak, di sana tidak ada loker, tapi setiap kamar akan disediakan kunci yang bisa dibawa selama berada di tea house tersebut. Tapi untuk berjaga-jaga, ada baiknya barang berharga untuk selalu dibawa serta atau ke luar (misal ke WC/kamar mandi) secara bergantian dengan teman.
      Enjoy 🙂

  6. Chrst says:

    Bang mau nanya saya baca” ada yang ngambil jalur ABC dari siwai 5Hari nah pertanyaan saya 5 HAri itu berarti naiknya aja kan? turunnya bisakah kita naik jeep untuk kembali ke penginapan di pokhara

    • KPNKMN says:

      Hi Chrst, terima kasih sudah berkunjung,

      Lima hari itu bisa(tidak direkomendasikan) naik sampai Siwai lagi, atau titik pendakian lain. Dari Siwai menuju ABC sudah full trekking, tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Idealnya, pendakian saya sarankan 4 hari 4 malam naik (bisa dipercepat menjadi 3 hari 3 malam tergantung kondisi), dan setidaknya 2 hari 1 malam untuk turun.

      Betul, di Siwai sudah tersedia Jeep / taksi menuju Nayapul atau Pokhara, sesuai kesepakatan. Namun jika mencari on the spot saya kira tidak bisa terlalu malam, semakin malam semakin kecil ketersediaan kendaraan.

      • Chrst says:

        Oh I see, apakah jarak satu desa dengan desa lainnya jauh” bang? takutnya kita trekking sampai kemalaman, ideal trekking stop sampai jam berapa tiap harinya bang?

        • KPNKMN says:

          Hi Chrst, maaf notifikasinya tidak masuk email 😀

          Jarak antar desa bervariasi antara 2 jam sd 4 jam-an, bergantung dari kecepatan jalan. Patokan kami mulai jalan setelah sarapan (sekitar jam 8) dan berhenti sebelum gelap (sekitar jam 4-5 sore). Perlu diketahui restoran di setiap tea house biasanya tutup tidak terlalu malam, biasanya jam 6-7 sudah menerima pesanan terakhir untuk makan malam.

          Untuk referensi berapa lama trekking bisa disimak di itinerary kami.

          Salam

  7. Yuliana Dwi Dwi Utari says:

    Hello Bang.. Tlg rekomendasiin dunk penginapan yg nyaman di Pokhara yg deket dgn kantor agen2 trekking di sana? Trus maksudnya Lake Side ke Dam Side itu gmn ya Bang? Berarti dari Pokhara ga bisa langsun ke Kimche? Mohon infonya… Thanks 🙂

    • KPNKMN says:

      Hai Yuli,

      * Selama di Pokhara (semalam sebelum naik/dan semalam setelah turun), kami menginap di Hotel Diplomat di kawasan Lake Side, pemiliknya sepasang suami istri yang informatif dan mau membantu kebutuhan kami untuk pendakian. Di sekitar Lake Side pula terdapat banyak hotel yang serupa.

      * Di pusat Pokhara itu ada danau besar bernama Phewa Lake, nah Lake Side dan Dam Side itu nama wilayah di tepi danau itu. Penginapan, keramaian, dan toko peralatan outdoor berada di sisi Lake Side.

      * Dari Pokhara bisa ke Kimche menggunakan taksi (NPR4500/taksi) atau jeep

      Terima kasih sudah berkunjung 🙂

  8. Reza says:

    Amazing perjalannya, Bang ada info jalur pokhara poonhill yang terdekat , 3 hari pp ato kurang maklum newbie bang ,,rencana desember 25 brangkat ,makasih sebelumnya

    • KPNKMN says:

      Hai Reza,
      Maaf, saya kurang memahami trek ke Poon Hill, namun 3 hari 2 malam seharusnya sudah cukup untuk Pokhara – Poon Hill PP. Mungkin bisa lewat jalur Nayapul – Birethanti – Ulleri – Gorepani – Poon Hill PP (tidak turun melewati Tadapani – Ghandruk). Sebagai gambaran, silakan lihat rute trek Annapurna.
      Salam.

  9. andiplong says:

    Kereeeen bang, informatif banget.
    Mau tanya bang, kalau dari ABC bisa keliatan Puncak Everest nya ga? atau kalau mau ngeliat puncak everest harus jalan kemana lagi tapi masih sekitar ABC?

  10. andiplong says:

    oke, makasih bang atas informasinya

    • KPNKMN says:

      Senang bisa membantu bro,
      Tapi lu gak akan nyesel kok. ABC salah satu tempat terindah yang pernah gw kunjungi. Dan berada di barisan pegunungan tertinggi di Bumi, merasakan ketinggian dan salju, itu pengalaman yang tidak bisa dilupakan dan nagih. Hehe
      Terima kasih sudah berkunjung, semoga rencananya dilancarkan. 😀

  11. Angga says:

    keren banget mas. Catper, itinerary dan panduan terlengkap mengenai ABC yg pernah saya baca. salute!
    btw, ada info mengenai prepaid sim card yg bisa dipakai selama di nepal Mas? dan kalau di hotel baik di kathmandu maupun pokhara ada wifi?

    • KPNKMN says:

      Hi Angga, terima kasih sudah berkunjung 🙂
      Mohon maaf, kami tidak memiliki informasi mengenai sim card lokal, karena kami mengandalkan wifi di resto / hotel sebagai keperluan internet kami.
      (update) Dapat informasi dari teman, dia beli ncell NPR600 dapat 2.5GB, tapi pas di trek jelek. Menurut orang lokal, ntel better untuk di gunung.
      Untuk ketersediaan wifi di hotel, baiknya dikonfirmasikan ke hotel yang bersangkutan. Hotel yang kami tinggali di Pokhara dan Kathmandu menyediakan wifi gratis bagi tamu, meskipun terkadang tidak stabil (bisa diandalkan untuk WA. Selebihnya, tergantung posisi kamar/browsing dan mood jaringan 😀 )
      Untuk wifi di trek, beberapa tea/guest house memasang fasilitas wifi dengan tarif tertentu. Tapi menurut hemat kami, tidak perlu diharapkan mengenai kecepatannya

  12. bambang EKO says:

    Tulisan anda sangat informatif dan sangat membantu sekali buat mereka2 termasuk saya yg masih punya impian suatu saat bisa sampai Annapurna. Terima kasih dan jangan bosan kalau suatu saat saya akan kembali mengunjungi blog ini dgn membawa segudang pertanyaan. Salam.

    • KPNKMN says:

      Hai Eko, senang rasanya jika informasi di blog ini bermanfaat bagi anda.
      Silakan mampir kapan pun, kami dengan senang hati berbagi informasi yang kami miliki. Terima kasih sudah berkunjung ya.. 🙂
      Salam.

  13. bambang EKO says:

    Biarpun tdk selalu meninggalkan jejak namun kelima episode dari rangkaian petualangan untuk menggapai ABC sdh aku baca semua dan semakin menambah keyakinanku smoga di senja usiaku (64th) aku masih DIBERI KESEMPATAN untuk mewujudkan impian. Amin.

  14. Angga says:

    Apakah Persyaratan pembuatam tims dan acap harus di sertai travel insurance..??

    Thanks

  15. Toro says:

    Halo bang, saya mau berangkat solo juga di tanggal 29 april-10 mei ke abc kathmandu, & pokhara.
    1. .apakah cuacanya masih aman spt abang mei kesana? Karena saya mau ngikuti itinerary abang
    2. Trus aman gak pake sepatu gunung lowcut..semacam merrel moab 2 waterproof (low cut version) soalnya gak ad dana beli baru lg.
    Makasih bang tolong dijawab ya..inspiring banget infonya.

    • KPNKMN says:

      Halo Toro, terima kasih sudah berkujung, maaf baru membalas, baru dari luar kota 😀
      1. Bulan April itu sudah memasuki musim hujan, jadi kemungkinan besar bakal ketemu hujan di sana, meskipun belum tentu akan hujan seharian. Tanyalah kepada orang hotel/pendaki lain mengenai keadaan cuaca yang lebih update kalau sudah sampai di sana. Untuk jaga-jaga, bawa perlengkapan hujan seperti jas hujan dan rain cover yang bagus…
      2. Aman-aman saja. Penggunaan tipe sepatu gunung itu sebenarnya tergantung kenyamanan masing-masing orang. Saya menggunakan middle-high cut karena trekking ABC memakan waktu yang lama, dan middle-high cut membantu menopang kaki agar lebih stabil saat sudah lelah trekking. Jika kamu merasa kuat dan nyaman menggunakan low cut, ya sah-sah saja. Mungkin hanya perlu berhati-hati agar tidak keseleo atau waktu hujan tidak kemasukan air…

      Enjoy tripnya ya… 🙂

      • Toro says:

        Ok bang..makasih sarannya..rencana emg mau bawa gaiter sama rain jacket yg bagus

        • KPNKMN says:

          Senang bisa membantu, Toro. Good luck ya. Kalau ada yang ingin ditanyakan silakan mampir lagi 🙂

          • Toro says:

            Bang, perlu travel insurance gak ya? Baca di blog bule katanya perlu..klo gak punya tetap bisa ttekking kan?

          • KPNKMN says:

            Hi Toro,
            Untuk persyaratan pendakian TIDAK diperlukan travel insurance.
            Insurance diperlukan terutama jika pendaki perlu dievakuasi (misal akibat AMS atau cedera) menggunakan helikopter. Karena jika tidak memiliki travel insurance, biaya heli sangat mahal.

  16. Rosi says:

    Hi Kak, saya baru mau melakukan perjalanan ke Annapurna nanti November 2018. Namun sebelumnya saya belum pernah mendaki gunung yang sesungguhnya macem Lawu, Semeru, Rinjani, dll. Paling banter akhir2 ini ke Ijen. Apakah aman secara fisik untuk saya ikut trekking? Apa saja yg harus disiapkan secara fisik? Terimakasih ya

    • KPNKMN says:

      Hi Rosi,
      November masih lama, masih punya banyak waktu untuk persiapan fisik.

      Saya sarankan untuk melatih trekking di setidaknya 2-3 gunung sebelum waktu keberangkatan. Selain membiasakan trekking, juga membiasakan dengan ketahanan tubuh terhadap suhu dingin. Ijen merupakan permulaan yang bagus (cukup menantang dan dingin). Cobalah mendaki gunung-gunung seperti Guntur, Merbabu, Merapi, atau Lawu. Setelah itu, jika punya waktu cukup luang, cobalah Rinjani untuk membiasakan dengan trek yang berhari-hari.

      Jika tidak sempat, disarankan untuk rutin joging setidaknya sekali seminggu (baiknya 2-3 kali seminggu). Mulai dengan durasi semampunya, kemudian naikkan secara berkala, targetkan untuk dapat joging dengan durasi setidaknya satu jam tanpa berhenti.

      Dan jangan lupa siapkan peralatan yang cukup, karena kamu akan mendaki di bulan November, sepertinya sudah mulai dingin.

      Itulah kira-kira yang dapat sarankan agar perjalanan di ABC nanti dapat dilalui secara lancar dan dapat menikmati pemandangan yang tersaji. Saya kira persiapan fisik pentingnya untuk hal tersebut : agar dapat menikmati keindahan pemandangan tanpa keluhan terlalu capek atau lelah.
      Kan gak asik kalo pas sampai lokasi malah kecapean dan tidur mulu, kan? hehe

      Anyway, enjoy perencanaannya ya, lakukan terbaik yang bisa untuk persiapan, dan berangkats!

      • Rosi says:

        Hi Kak, terimakasih sarannya.
        Kalo latihan fisik sudah dimulai dari bulan2 lalu ya, yoga + lari.
        Tinggal trekking nya aja yang belum dicoba.
        Terimakasih banyak kak. Sukses selalu!

        • KPNKMN says:

          Mantab!
          Kamu sudah di jalur yang tepat. Saya optimis kamu akan sukses dalam perjalanan trekking di ABC November nanti.
          Enjoy your trip 🙂

  17. bagus puji santoso says:

    selamaat pagi mas dgn begitu bnyk brang dri indonesia apa nggak kena biaya tambhan mas d bandara wkt d indonesia…

  18. Ibra says:

    Hallo kak, saya berencana ke nepal november nanti, tapi saya masih bingung pergi ke abc atau ebc ? Mohon pengarahan

    • KPNKMN says:

      Halo Ibra,

      Kami belum pernah melakukan trekking EBC, namun ABC dan EBC merupakan pilihan yang sama baiknya.
      Hal-hal yang perlu kamu pertimbangkan antara lain adalah budget, berapa lama waktu yang kamu miliki, kesulitan trek, mana yang lebih ingin, dan hal-hal lainnya.
      Sebagai parameter pertama, berapa lama waktu yang kamu miliki? ABC dapat diselesaikan kurang dari satu minggu, sedangkan EBC setidaknya ditempuh dalam waktu tiga minggu.
      EBC pun membutuhkan biaya yang lebih besar, fisik yang lebih prima, dan trek yang lebih berat.
      Nah, perhitungkanlah parameter-parameter tersebut, lalu putuskan mana yang cocok untuk kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *